Selalu saja ada... Menjadi detik baru di tiap nafas Kisah sendu dalam ingatan lama Terkias... Baik kau dan kau, Saling acuh dalam satu tatap Menganggap lupa semua warna Menganggap semua hanya sebatas frasa Tanpa sisa-sisa rasa bersama Benar memang.. Menjadi hakmu untuk menggaris lupa Meninggalkan burat semu bayang itu Branjak dengan kisah baru menjadi kau.... tanpa noda-noda rindu yang terus menyelimutiku terus menimang aku dalam pulas sbebelum tersadar dari khayalan kuat itu lalu mnenuntunku.... mngambil sudut lain dari kisah itu.. dan terbangun... menjadi sedia kala kita tanpa rasa...
Sebuah blog yang mengajak kita untuk ngaji dengan cara yang berbeda. Tidak hanya pada kitab klasik yang lazim dipelajari di pesantren tapi juga ngaji hal-hal lain yang dialami penulis sewaktu nyantri. Dari Santri untuk Negeri